Header Ads

Cara Bermain Rubik 3x3 Dengan Metode Fridrich (CFOP) Pemula.

Cara Cepat Bermain Rubik 3x3 Dengan Metode Fridrich (CFOP) Untuk Pemula.


Cara Cepat bermain Rubik 3x3 - Halo sobat cuber. Sering kali orang menganggap bahwa bermain rubik adalah sesuatu yang membingungkan dan membuat pusing kepala. Iya memang jika orang yang belum pernah mencobanya menganggap hal ini susah. Orang yang masih awam mustahil akan bisa menyelesaikan permainan ini.

Permainan kubus rubik atau rubik's cube sangat populer dikalangan remaja bahkan dewasa, tapi tentunya hanya kalangan orang-orang tertentu yang suka dengan tantangan yang gemar melakukan permainan ini.

metode_fridrich_cfop_rubik3x3

Mulai dari rubik 2x2, 3x3 dan seterusnya bahkan macam2 jenis rubik lainnya yang tidak harus kubus bentuknya. Nah dari kebanyakan yang paling populer di dunia adalah kubus rubik 3x3.

Seperti yang kita tahu, bermain rubik butuh teknik khusus untuk menyelesaikannya. Metode yang digunakan ada metode pemula (beginner method) dan ada juga metode cepat yang biasa dikenal metode Fridrich atau CFOP (Cross-F2L-OLL-PLL) yang pertama kali dikenalkan oleh Jessica Fridrich pada tahun 1980-an.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara bermain rubik 3x3 dengan cepat, setelah pada postingan sebelumnya sudah dibahas cara bermain atau menyelesaikan rubik 3x3 dengan mudah bagi pemula (beginner method).

Kedua metode ini sangatlah berbeda teknik bermainnya, karena jika menggunakan metode pemula (beginner method) kita bisa solving kurang-lebih sekitar 110 gerakan dan bisa memakan waktu 4 menit hingga 5 menit.

Sedangkan jika kita menggunakan metode CFOP kita bisa solving kurang lebih dengan 56 gerakan dan memakan waktu kurang dari 1 menit saja, bahkan rekor dunia 2017 saat itu dipegang oleh Patrick Ponce dengan waktu solving 4.69 detik saja kemudian di susul oleh Feliks Zemdegs 4.594 detik dan Seung Boem Cho 4.591 detik saja. Keren bukan?

Nah, sobat cuber gimana? Apakah merasa tertantang ingin bermain rubik 3x3 dengan cepat dibawah 1 menit? apa 30 detik, 20 detik, 10 detik? Bahkan berambisi ingin mengalahkan rekor dunia kurang dari 4.591 detik saja? Siapa tau kamulah The Next World Record. 😀😀

speed solving sub 15
Namun disini, sobat cuber perlu diingat bahwa saya tidak menjamin siapapun bisa bermain dengan cepat, sebab kecepatan itu sendiri didapat dari seberapa kalian sering berlatih sehingga jari-jemari kalian piawai mengolah rubik seenteng kapas. wkwkwk 😁

Paling tidak keuntungan yang kalian dapat dari menggunakan metode ini adalah bisa solving rubik lebih cepat dari metode biasa yaitu metode pemula. Ya, kalian bisa pamerin sama teman-teman kalian yang masih awam, tapi jangan sama yang jago rubik ya...

Sebelum kita beranjak ke tutorial, alangkah baiknya bulatkan tekad kita untuk yakin kita bisa bermain rubik 3x3 dengan cepat, namun pastinya kita harus konsisten dalam berlatih. Tanpa latihan yang rutin, tanpa usaha yang matang, keberhasilan akan sulit dicapai. Ciyeee 😄

Ingat untuk mendapatkan hasil yang terbaik, kita harus latihan, terus dan terus latihan, hafal disetiap kondisi, hafal setiap rumus, dan lama-kelamaan kita akan terbiasa dengan intuisi kita, bermain secara logika, tanpa agoritma dan rumus kita bisa memandang kearah depan (looking ahead), nalar dan terbiasa disetiap gerakan diluar kepala kita.

Ok lanjut ke pembahasan tutorial, pada pembahasan kali ini kita akan menggunakan metode cepat CFOP, jadi jika kalian masih awam dan belum bisa sama sekali saya rekomendasikan untuk mempelajari terlebih dahulu dengan metode pemula. Silakan klik tautan berikut ini. Belajar Rubik 3x3 Metode Pemula (Beginner method).

PENGERTIAN APA ITU CFOP?


Apa itu CFOP? CFOP (baca: sifop) adalah singkatan dari Cross-F2L-OLL-PLL. Dimana seperti yang kita tahu pada metode pemula adalah Cross saja, yaitu silang putih. Sedangkan istilah F2L, OLL dan PLL belum pernah kita dengar dan masih terasa asing di telinga. Nah disini akan saya jelaskan satu persatu mengenai istilah tersebut.

PENJELASAN ISTILAH CFOP.

  • CROSS
Cross adalah fondasi awal dalam gerakan bermain rubik, sama halnya seperti metode pemula, dalam membuat cross tidak memerlukan algoritma khusus, kita bisa menggunakan metode intuitif atau  hanya menggunakan logika. 
  • F2L (First 2 Layer)
First 2 Layer adalah gerakan dimana setelah membuat cross kita harus menyelesaikan sisi putih dibawah sekaligus dua layer pertama. Jika pada metode pemula kita menyelesaikan layer by layer, disini dengan gerakan F2L hanya dengan satu jenis gerakan kita sudah menyelesaikan 2 layer sekaligus, keuntungannya adalah kita bisa sangat menyingkat waktu.
  • OLL (Orientation of Last Layer)
Orientation of Last Layer adalah gerakan dimana kita akan menyelesaikan layer akhir pada sisi atas secara umumnya adalah warna kuning harus rata secara komplit. Keuntungan OLL juga bisa menyingkat waktu penyelesaian.
  • PLL (Permutation of Last Layer)
Permutation of Last Layer adalah gerakan dimana kita akan memperbaiki layer akhir pada bagian corner dan edge. Ini adalah gerakan terakhir untuk solving rubik secara komplit.

Setelah kita pahami istilah-istilah diatas, adapun hal lain yang harus kita ketahui adalah algoritmanya.
Ada yang sedikit berbeda algoritma pada metode cepat yang akan kita gunakan kali ini, oleh karena itu arah pergerakan rubik pun ada sedikit tambahan yang mungkin kalian belum tahu. So, mari kita pahami dulu arah pegerakan rubik pada metode cepat CFOP.

ARAH PERGERAKAN RUBIK.

notasi_rubik3x3_cfop
notasi_cfop_rubik3x3
notasi_rubik3x3

Ada sedikit tambahan arah pergerakan rubik dalam metode ini yang mungkin kalian belum tahu. Diantaranya M, S, E, y, x dan z.

M (middle) adalah gerakan memutar layer tengah antara L (left) dan R (right).
S (standing) adalah gerakan memutar layer tengah antara F (front) dan B (back).
E (equatorial) adalah gerakan memutar layer tengah antara U (up) dan D (down).

Sedangkan y, x dan z adalah gerakan memutar keseluruhan rubik secara perspektif, bisa dikatakan mengubah pola cara memegang rubik itu sendiri. Misalnya sisi merah yang tadinya pada FRONT atau muka, kita putar y' sehingga sisi merah tadi pada berpindah posisi pada RIGHT.

Nah, sekarang jika sudah paham dengan beberapa penjelasan diatas, mari kita lanjutkan ke tahap-tahap penyelesaiannya.

TAHAP PENYELESAIAN METODE CFOP PEMULA.

  • CROSS
Membuat cross bisa dikatakan intuitif atau tidak perlu menggunakan algoritma, oleh karena itu boleh dikatakan agak sedikit sulit, karena kita harus memulai dari kondisi awal yang masih acak-acakan.
Dasarnya untuk membuat cross hal yang sangat penting yang perlu kita ketahui adalah patokan urutan warna center. Seperti yang kita ketahui standar urutan warna searah jarum jam adalah M.B.O.H (Merah-Biru-Orange-Hijau). Sedangkan warna putih dibawah dan kuning berada diatas. 

contoh 1

contoh 2

Aku anggap kalian sudah bisa membuat cross, tetapi jika ingin mempelajari membuat cross lanjutan kalian bisa pelajari selengkapnya di HALAMAN KHUSUS CROSS.

  • F2L (First 2 Layer)
Seperti namanya First 2 Layer, disini kita akan menyelesaikan tahap berikutnya yaitu menyelesaikan 2 layer pertama.
Caranya adalah dengan memadukan antara corner dan edge yang sama kemudian memasukan ke tempat yang sesuai. Sebagai contoh perhatikan gambar berikut.

F2L_rubik3x3

Dalam menyelesaikan F2L ada banyak sekali kasus yang akan selalu kita jumpai, ada kasus yang mudah dan ada juga kasus yang sulit. Ada kurang lebih 41 kasus yang berbeda-beda yang akan selalu kita jumpai. Dimana dari setiap kasus yang berbeda-beda tersebut kita diharuskan memahami setiap algoritmanya.

Karena saking banyaknya, kita tidak perlu cemas. Sekedar tips dari saya, jika kita tidak ingin menghafal setiap algoritmanya, kita boleh cukup memahaminya saja. Jika kita paham, maka kita akan terbiasa dengan cara intuitif atau tidak perlu algoritma. Namun dari itu, penting juga untuk kita mempelajari algoritmanya.

Pelajari selengkapnya di HALAMAN KHUSUS F2L.

  • OLL (Orientation of Last Layer)
Pada tahap OLL kita akan menyelesaikan layer akhir pada sisi atas secara umumnya adalah warna kuning harus rata secara komplit. Mengorientasi layer akhir dengan metode ini kita hanya perlu mengeksekusi dengan satu kali gerakan algoritma. Namun dengan kondisi atau kasus yang berbeda-beda, ada banyak pula algoritmanya. Kita harus menghafal 57 algoritma dari kasus yang berbeda.

Nah, apakah kita harus menggunakan semua algoritmanya? Sebenarnya kita bisa melakukan 2-look OLL. Apa itu 2-look OLL? 2-look bisa dikatakan mengeksekusi 2 kali tahap OLL. Cara ini bisa membantu mempermudah kita untuk tidak terlalu banyak menggunkan keseluruhan 57 algoritma OLL, karena menggunakan gerakan sexy move ( R U R' U') yang sangat familiar pada metode pemula.

1st look
2look_OLL_sexy_move

Untuk mendapatkan kondisi 2nd look yaitu terdapat cross pada sisi atas kita harus memerhatikan 1st look terlebih dahulu. Seperti pada tahap pemula, ada 3 kondisi berbeda yang nantinya akan kita eksekusi menjadi cross kuning. Yaitu DOT (satu titik ditengah), LINE (garis lurus) dan L (pola L terbalik) dan masing-masing mempunyai varian-varian lainnya.

Algoritma :
  • Dot : F (R U R' U') F' - f (R U R' U') f'
  • Line : F (R U R' U') F'
  • Pola L : f (R U R' U') f'
2nd look
2look_oll_rubik3x3

Algoritma :
  • 1. Car : F (R U R' U')3x F'
  • 2. Blinker : f (R U R' U') f' - F (R U R' U') F' atau (R U2) (R2 U') (R2 U') (R2 U2 R)
  • 3. Sune : (R U R' U) (R U2 R')
  • 4. Anti Sune : R' U' (R U' R') U2 R
  • 5. Bowtie : F' (r U R' U') (r' F R)
  • 6. Headlight : R2 D (R' U2 R) D' (R' U2 R')
  • 7. Chameleon : r (U R' U') r' (F R F')

Dari beberapa kondisi atau kasus diatas kita sudah terbiasa melakukannya pada metode pemula, namun saran dari saya, akan lebih baik jika kita mempelajari keseluruhan kasus pada OLL. Karena tujuan kita mempelajari metode ini adalah agar memperoleh hasil solving yang lebih cepat ketimbang metode biasa.
Memang saat proses belajar butuh kesabaran, karena proses ini justru akan membuat lambat pada awalnya, tetapi jika sudah bisa menguasai keseluruhan pada metode ini, hasilnya tidak akan mengecewakan.

Pelajari selengkapnya di HALAMAN KHUSUS OLL.
  • PLL (Permutation of Last Layer)
Langkah selanjutnya adalah memperbaiki atau permutasi layer akhir (corner dan edge). Ada beberapa kondisi berbeda yang akan kita temui yaitu sekitar 21 kondisi. Seperti halnya 2-look OLL disini kita juga akan mengenal 2-look PLL.

1st Look (Permutasi Corner)

Tahap ini mengharuskan kita untuk memperbaiki semua corner terlebih dahulu agar menempati posisi yang sesuai dan benar. Untuk melakukannya kita harus melihat pola HEADLIGHT yaitu ada 2 buah corner yang sama menghadap kekita (Front).
2look_PLL_corner_rubik3x3
Kemudian letakkan headlight tadi menghadap ke kanan, barulah kita eksekusi dengan algoritma berikut. 
  • x (R2 D2) (R U R') D2 (R U' R) x'
Jika kita tidak menemukan headlight, eksekusi dengan algoritma berikut.
  • x' (R U' R' D) (R U R' D') R U R' D) (R U' R' D') x

2nd Look (Permutasi Edge)

Setelah semua corner sudah beraturan, saatnya kita memperbaiki edge atau tepi layer akhir. Ada 4 kasus atau kondisi berbeda yaitu sebagai berikut.
2look_PLL_rubik3x3
Algoritma :
  • 1. Ua perm : (R U' R U) R U (R U' R' U') R2
  • 2. Ub perm : R2 U (R U R' U') R' U' (R' U R')
  • 3. Z perm : (M2' U M2' U) M' U2 (M2' U2 M' U2)
  • 4. H perm : (M2' U M2') U2 (M2' U M2')
Jika menggunakan 2-look PLL kita lebih sedikit menghafal algoritma, tetapi akan lebih baik jika kita menghafal semua algoritma dari semua kasus PLL.


Pelajari selengkapnya di HALAMAN KHUSUS PLL.

Nah, gimana sobat cuber? Apakah berminat mempelajarinya? Ataukah kalian menyerah? 
Jika artikel ini bermanfaat silakan sobat bookmark halaman ini simpan di browser kalian, jika saat ini belum siap untuk mempelajarinya kalian bisa membuka panduan ini kapan saja. Jangan lupa bagikan juga pada sobat-sobat cuber lainnya agar bisa berguna bagi siapa saja. Terimakasih. 😉

#tag : rubik's cube cfop, metode fridrich, metode cepat, belajar rubik, rumus rubik 3x3, cross, OLL, PLL, 2look OLL, 2look PLL, cara bermain rubik 3x3 cepat, rumus rubik 3x3 f2l, rumus rubik 3x3 bergambar, tutorial cfop, how to solve rubik's cube 3x3 beginner.

Blogging Tips.
 Adsense.
 Editing.

No comments